Gambaran Tentang Filsafat
Sejarah filsafat dimulai sejak zaman Yunani sekitar abad ke-7 SM. pada saat itu banyak orang yang mulai membahas dan memikirkan keadaan alam lingkungan dunia dan pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan. Para pemikir Yunani selalu menghubungkan pemikirannya dengan mitos tanpa di analisa kembali. Meskipun demikian, hal ini dapat menunjukkan bahwa proses berfikir pada zaman tersebut mulai berkembang. Contohnya saat Tales mengatakan bahwa kehidupan berasal dari air. Dengan adanya teori tersebut muncul pemikiran dan eksperimen yang lainnya. Maka dengan ini filsafat dapat dikatakan juga sebagai cabang dari semua ilmu. Tanpa adanya filsafat kita tidak akan mendapatkan dasar ilmu yang sedang kita pelajari dan kita tidak mengetahui kebenaran ilmu tersebut. Secara garis besar filsafat dapat di artikan sebagai ilmu yang mendasar.
Berikut pengertian fiilsafat menurut para ahli :
> Menurut Aristoteles
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).
> Menurut Immanuel Kant
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan), yang merupakan dasar dari semua pengetahuan dalam meliput isu-isu epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menjawab pertanyaan tentang apa yang dapat kita ketahui.
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan), yang merupakan dasar dari semua pengetahuan dalam meliput isu-isu epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menjawab pertanyaan tentang apa yang dapat kita ketahui.
> Menurut Al Farabi
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang sifat bagaimana sifat sesungguhnya dari kebenaran.
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang sifat bagaimana sifat sesungguhnya dari kebenaran.
> Menurut Rene Descartes
Filsafat adalah kumpulan semua pengetahuan bahwa Allah, manusia dan alam menjadi pokok penyelidikan.
Filsafat adalah kumpulan semua pengetahuan bahwa Allah, manusia dan alam menjadi pokok penyelidikan.
> Menurut Plato
Filsafat adalah ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang sebenarnya.
Filsafat adalah ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang sebenarnya.
> Menurut Langeveld
Filsafat adalah berpikir tentang masalah final dan menentukan, yaitu masalah makna keadaan, Tuhan, kebebasan dan keabadian.
Filsafat adalah berpikir tentang masalah final dan menentukan, yaitu masalah makna keadaan, Tuhan, kebebasan dan keabadian.
> Menurut Hasbullah Bakry
Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara mendalam tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan bagaimana perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara mendalam tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan bagaimana perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
> Menurut N. Driyarkara
Filsafat adalah refleksi yang mendalam tentang penyebab ‘di sana dan melakukan’, refleksi dari realitas (reality) jauh ke dalam ‘mengapa’ penghabisan itu.
Filsafat adalah refleksi yang mendalam tentang penyebab ‘di sana dan melakukan’, refleksi dari realitas (reality) jauh ke dalam ‘mengapa’ penghabisan itu.
> Menurut Ir. Proedjawijatna
Filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk menemukan penyebabnya deras untuk segala sesuatu dengan pikiran belaka.
Filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk menemukan penyebabnya deras untuk segala sesuatu dengan pikiran belaka.
> Menurut Notonogo
Filosofi yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti dari sudut mutlak (di), yang tetap dan tidak berubah, yang juga disebut alami.
Filosofi yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti dari sudut mutlak (di), yang tetap dan tidak berubah, yang juga disebut alami.
Pancasila Sebagai Filsafat
3 Landasan yang harus dipenuhi Pancasila untuk menjadi ilmu :
1. Landasan Ontologis
Ontologi merupakan salah satu kajian filsafat yang paling kuno dan berasal dari Yunani. Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret. Dapat diartikan bahwa ontologis mengarah kepada suatu realitas. Sila pertama pada pancasila menegaskan secara ontologis bahwa masyarakat Indonesia harus beriman dan bertaqwa kepada Tuhan. Sila pertama memiliki makna secara ontologi sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang seharusnya dapat dipahami oleh masyarakat dan bangsa Indonesia agar di dalam kehidupan tidak melakukan perbuatan yang tercela dan merugikan orang lain.
Ontologi merupakan salah satu kajian filsafat yang paling kuno dan berasal dari Yunani. Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret. Dapat diartikan bahwa ontologis mengarah kepada suatu realitas. Sila pertama pada pancasila menegaskan secara ontologis bahwa masyarakat Indonesia harus beriman dan bertaqwa kepada Tuhan. Sila pertama memiliki makna secara ontologi sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang seharusnya dapat dipahami oleh masyarakat dan bangsa Indonesia agar di dalam kehidupan tidak melakukan perbuatan yang tercela dan merugikan orang lain.
2. Landasan Epistomologis
Pancasila dibuat berdasarkan keadaan masyarakat pada saat itu yang sangat beragam. Melalui berbagai perdebatan dan masalah keberagaman, pada akhirnya pancasila menemui titik temu. Nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam lima sila dapat di gunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia. Selain itu, Pancasila yang di dalamnya terdapat pengetahuan seharusnya sudah cukup untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Pancasila dibuat berdasarkan keadaan masyarakat pada saat itu yang sangat beragam. Melalui berbagai perdebatan dan masalah keberagaman, pada akhirnya pancasila menemui titik temu. Nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam lima sila dapat di gunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia. Selain itu, Pancasila yang di dalamnya terdapat pengetahuan seharusnya sudah cukup untuk mengatasi permasalahan yang ada.
3. Landasan Aksiologis
Aksiologis merupakan bagian dari filsafat yang mempelajari bagaimana suatu ilmu digunakan dalam kehidupan. Pancasila yang mengandung banyak nilai-nilai luhur, sudah seharusnya digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Karena pancasila mengajarkan bagaimana seseorang berperilaku yang baik.
Aksiologis merupakan bagian dari filsafat yang mempelajari bagaimana suatu ilmu digunakan dalam kehidupan. Pancasila yang mengandung banyak nilai-nilai luhur, sudah seharusnya digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Karena pancasila mengajarkan bagaimana seseorang berperilaku yang baik.
Pancasila sebagai ilmu pengetahuan sudah seharusnya di kembangkan dan diimplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh semua warga negara Indonesia. Dengan demikian, masalah-masalah dalam semua tingkatan, pendidikan, politik, korupsi dan pemerintahan dapat teratasi dengan mudah. Satu kalimat penutup dari refleksi ini adalah "jika ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baik, maka anda harus menggali dan mempelajari lebih jauh pula"
Sekian refleksi yang dapat saya uraikan
Semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca :)
Sekian refleksi yang dapat saya uraikan
Semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca :)
