Kebanyakan wanita zaman sekarang lebih senang pergi ke salon atau ke Mall daripada menuntut ilmu. padahal zaman dulu banyak wanita yang bertaruh nyawa hanya untuk keluar rumah. tak disangka juga mereka rela terjun ke medan perang yang sangat berbahaya. salah satu wanita tersebut adalah Nyi Ageng Serang yang namanya mulai asing terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Beliau merupakan wanita yang sangat membanggakan bagi saya. bagaimana tidak membanggakan, sementara ia memiliki patriotisme yang tinggi untuk melawan para penjajah Indonesia. Sifat anti penjajahan didapati dari ayahnya yang juga membenci Belanda.
Nyi Ageng Serang merupakan wanita yang pandai mengatur waktu. waktunya hanya digunakan untuk hal yang bermanfaat. tidak seperti anak zaman sekarang yang menyia-nyiakan waktu begitu saja. beliau sangat berani dalam bertindak. pasalnya beliau mengikuti latihan militer bersama dengan prajirit pria lainnya.
Meski Nyi Ageng Serang lahir sebagai putri bangsawan, ia dikenal dekat dengan rakyat. kemahirannya dalam krida perang serta kebijaksanaanya membuat rakyat dan penganutnya bangga.
saat dewasa, Nyi Ageng Serang sudah menjadi panglima perang dalam melawan penjajah. dengan gagah berani beliau menunggangi kudanya dan melawan musuh di medan perang.
Beliau merupakan wanita tangguh yang menjalani banyak peran. Mulai dari mengurusi wilayah kekuasaannya, menjadi Istri sekaligus Ibu dari anak-anaknya dan menjadi Pejuang kemerdekaan Indonesia. Semua peran tersebut beliau jalani dengan Iman kepada Allah SWT.
Hal yang membuat saya bangga terhadap beliau adalah tekadnya yang kuat untuk membebaskan Indonesia dari penjajah. contohnya pada saat usianya 73 tahun, beliau masih ikut perang Diponegoro walaupun beliau harus ditandu selama berjalannya perang.
ituah sosok wanita yang patut di contoh oleh wanita zaman sekarang. Sayapun ingin seperti beliau yang selalu berusaha untuk menjadi wanita yang membanggakan Indonesia.