Refleksi Keseluruhan Materi Pancasila



Berikut ini refleksi materi pancasila secara keseluruhan :

Bab 1 (Urgensi Mata Kuliah Pancasila)
Sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas kita selalu mendapatkan pelajaran pancasila. Begitupun saat memasuki jenjang perguruan tinggi kita masih di wajibkan mengambil mata kuliah pancasila.
Lalu mengapa masih banyak masalah yang terjadi di Indonesia padahal negara kita memiliki Pancasila?  ada 2 faktor utama, yaitu pertama karena sistem pendidikan yang salah. Pelajaran pancasila selama ini hanya terbatas pada materi saja, sehingga penerapan pancasila itu sendiri kurang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh pelajar/mahasiswa. Padahal mereka adalah generasi penerus bangsa ini. Kedua, karena kurangnya contoh dari pemegang jabatan negeri. Jika pemerintahan menerapkan pancasila dalam kehidupan maka rakyat Indonesia pun akan berusaha untuk menjaga dan mengamalkan pancasila dalam berwarganegara.

Bab 2 (Pancasila dalam konteks sejarah)
Pancasila merupakan bagian penting dari sejarah terbentuknya Indonesia. Maka pancasila tidak boleh dilupakan begitu saja oleh rakyat Indonesia. Segala upaya dilakukan agar pancasila tetap melekat di hati masyarakat. Salah satunya dengan memasukkan pancasila sebagai mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan. Namun masih banyak yang belum paham bagaimana Pancasila terbentuk. Hal tersebut terjadi karena saat belajar sejarah pancasila kita hanya terfokus untuk menghafal sejarah, bukan menambah pengalaman belajar yang nyata. Metode belajar juga sangat menentukan siswa mudah dalam mengingat sejarah pancasila atau tidak. Selain itu, aplikasi nyata dalam berbangsa dan bernegara sangat diperlukan agar pengetahuan tentang sejarah pancasila semakin melekat di kehidupan masyarakat Indonesia.

Bab 3 (Pancasila Sebagai Dasar Negara)
Pancasila dijadikan sebagai dasar negara kemudian dasar negara dijadikan sebagai hukum. Dapat disimpulkan bahwa hukum dibuat berdasarkan pancasila. Hukum sendiri merupakan tempat seseorang mengacu untuk berpijak. Jika tidak berdasarkan hukum maka kemungkinan seseorang akan mengacu pada orang lain. Pancasila di jadikan sebagai dasar negara karena pancasila di jadikan sumber dari segala sumber hukum. Jika hukum atau aturan yang berlaku di Indonesia sudah sesuai dengan keadaan masyarakat Indonesia, maka dapat dipastikan pancasila dapat disebut sebagai dasar negara Indonesia.

Bab 4 (Pancasila sebagai Ideologi Bangsa)
Kata ideologi berasal dari bahasa Yunani. Idea yang berarti gagasan atau dasar dan logos yang berarti ilmu. Kata “Idea” selalu dihubungkan dengan arti cita-cita atau tujuan. Ideologi merupakan keyakinan, kepercayaan dan pedoman untuk mencapai tujuan.
Dalam mencapai cita-cita bangsa, kita harus memiliki pedoman yang sesuai dengan bangsa Indonesia. Di dalam diri masyarakat Indonesia juga harus memiliki keyakinan yang kuat untuk mencapai tujuan. Karena seseorang yang memeliki keyakinan lemah akan lebih lambat mencapai tujuannya daripada orang yang memiliki keyakinan yang kuat.
Pancasila sangatlah penting sebagai ideologi negara. Karena Indonesia memiliki masyarakat yang beragam dan setiap masyarakat memiliki sudat pandang yang berbeda-beda. Maka pancasilalah yang menyatukan kita dalam mencapai cita-cita Indonesia.

Bab 5 (Pancasila Sebagai Filsafat)
Sejarah filsafat dimulai sejak zaman Yunani sekitar abad ke-7 SM. pada saat itu banyak orang yang mulai membahas dan memikirkan keadaan alam lingkungan dunia dan pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan. Para pemikir Yunani selalu menghubungkan pemikirannya dengan mitos tanpa di analisa kembali.
3 Landasan yang harus dipenuhi Pancasila untuk menjadi ilmu :
1. Landasan Ontologis
Sila pertama memiliki makna secara ontologi sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang seharusnya dapat dipahami oleh masyarakat dan bangsa Indonesia agar di dalam kehidupan tidak melakukan perbuatan yang tercela dan merugikan orang lain.
2. Landasan Epistomologis
Pancasila dibuat berdasarkan keadaan masyarakat pada saat itu yang sangat beragam. Melalui berbagai perdebatan dan masalah keberagaman, pada akhirnya pancasila menemui titik temu. Nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam lima sila dapat di gunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia. Selain itu, Pancasila yang di dalamnya terdapat pengetahuan seharusnya sudah cukup untuk mengatasi permasalahan yang ada.
3. Landasan Aksiologis
Aksiologis merupakan bagian dari filsafat yang mempelajari bagaimana suatu ilmu digunakan dalam kehidupan. Pancasila yang mengandung banyak nilai-nilai luhur, sudah seharusnya digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari.

Bab 6 (Pancasila Sebagai Etika)
Pancasila disebut sebagai way of life bangsa indonesia, artinya pancasila merupakan  jalan hidup bagi bangsa indonesia. Tidak ada pertentangan antara jalan hidup yang kita jalankan dengan jalan hidup berbangsa. Maksudnya adalah jalan hidup individu semuanya dimasukkan ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya adalah saat berhubungan dengan orang lain kita menggunakan pancasila sebagai petunjuk dalam bertingkah laku dalam hubungan tersebut. Namun tidak semua tingkah laku kita diatur oleh hukum, akibatnya masih banyak tingkah laku masyarakat Indonesia yang tidak sesuai dengan pancasila.

Sebagai mahasiswa kita harus mempelajari etika. karena kita masih membutuhkan tuntunan baik dan buruknya saat berperilaku. Serta untuk mengajarkan kembali kepada anak dan cucu kita kelak.

Bab 7 (Pancasila sebagai pengembang ilmu)
Perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Pengembangan ilmu dapat dikatakan tidak bertentangan dengan Pancasila jika tidak bertentangan dengan Pancasila, menyertakan nilai Pancasila kedalam iptek tersebut, pancasila dijadikan sebagai rambu normatif atau pengarah jalannya iptek, dan Berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia.


Like us on Facebook